Perambahan Hutan Leuser Marak
https://jeumpanews.blogspot.com/2016/04/perambahan-hutan-leuser-marak.html
Banda Aceh - Perambahan kawasan hutan di Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), Aceh Tenggara masih marak terjadi, sehingga beberapa kawasan tampak gundul. Di antaranya, pembukaan lahan baru untuk dijadikan area pertanian, bahkan pemukiman oleh sejumlah warga atau juga penebangan pohon sebagai area bisnis.Anggota Komisi I DPRA, Buhari dari Partai PAN yang juga mantan Anggota DPRK Agara, Senin (11/4) menyatakan pembukaan lahan baru terus marak di Gunung Leuser. Dia menilai, pengawasan dari dari pihak BBTNGL masih lemah, apalagi berkantor di Medan, Sumatera Utara, walau 90 persen area TNGL berada di Aceh.
Dia berharap Kementerian Kehutanan sudah saatnya mencopot Kepala Balai Besar TNGL karena dinilai tidak mampu mengawasi hutan. “Perambahan hutan di kaki Gunung Leuser seperti tidak terbendung lagi, sehingga terancam gundul dan bencana mengancam,” katanya, seraya mempertanyakan pengawasan BBTNGL yang tidak ada.
Dikatakan, seharusnya di sepanjang kaki gunung Leuser dipasang plang larangan dan hukum pidana jika merambah wilayah TNGL. “Mungkin, kalau ini dipasang sejak dahulu, kerusakan hutan dan perambahan hutan di Agara tidak separah yang kita rasakan ini,” ujarnya.